Ruang lingkup penerapan sistem manajemen K3 harus ditetapkan. dan mencakup
batasan (boundaries)
aplikasi (applicability)
Ruang lingkup sistem manajemen K3 harus mempertimbangkan:
a) isu internal dan eksternal
b) kebutuhan dan harapan pekerja dan pihak berkepentingan
c) aktivitas pekerjaan yang dilakukan, ter-masuk yang direncanakan dalam kontrol organisasi dan berdampak pada kinerja K3
Ruang lingkup penerapan sistem manajemen K3 harus didokumentasikan.
Penetapan ruang lingkup sistem sangat penting karena pada tahap inilah Anda menentukan apa saja yang dicakup oleh sistem dan apa yang tidak. Ruang lingkup sebaiknya ditetapkan setelah Anda mengidentifikasi isu internal dan eksternal, serta memahami kebutuhan dan harapan pekerja dan pihak berkepentingan lainnya yang relevan.
Ruang lingkup ini wajib didokumentasikan. Cara dokumentasinya tentu disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Bentuknya bisa beragam, misalnya dokumen elektronik atau cetak, rekaman audio atau video, bahkan tampilan visual.
Ruang lingkup harus mencakup semua aktivitas yang dapat Anda kendalikan, serta aktivitas yang tidak sepenuhnya berada dalam kendali Anda tetapi masih dapat Anda pengaruhi, seperti kegiatan outsourcing. Singkatnya, semua hal yang dapat berdampak pada kinerja K3 organisasi perlu dipertimbangkan.