Organisasi harus
melakukan perbaikan kinerja SMK3 secara berkelanjutan
menentukan proses-proses yang ada dan memahami interaksi antarproses
Sistem Manajemen K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) adalah pendekatan yang sistematis untuk mengidentifikasi bahaya di tempat kerja serta menilai risiko dan peluang, guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan, yaitu:
mencegah terjadinya penyakit akibat kerja dan cidera,
mewujudkan tempat kerja yang sehat dan aman.
Agar sistem ini berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan, Sistem manajemen k3 (SMK3) harus didukung oleh pimpinan dan seluruh pekerja, dan kinerja K3 secara rutin ditinjau dan ditingkatkan.
Setiap perusahaan dapat memilih cara penerapan persyaratan ISO 45001 yang paling cocok dengan kondisi dan kebutuhan bisnis. Perusahaan perlu menentukan sejauh mana proses K3 dapat diintegrasikan ke dalam proses bisnis secara umum, sehingga pencegahan penyakit dan cidera akibat kerja dapat dilakukan tanpa mengabaikan pencapaian tujuan bisnis.